Sabtu, 04 Agustus 2012

cerita bahagiaku

ketika tiba saatnya aku panik dan deg"an ... aku mau ketemu kakak dunia mayaku dalam dunia nyata ... dia jauh-jauh dari tanjung pinang ke jogja ... 2 malem ga bisa tidur dan hasilnya malah mata panda ! Arghhhhhhh sebel ...

ternyata kaklongku yang selama ini sangat supel di telepon begitu ketemu di dunia nyata sangat jaim dan gengsi nya itu lohhhhh aehhhhhhh mateeeeeee ...

tapi dia selalu rangkul aku ih sumpah seneng kali akunya hahay ... aku pengen dia kenalan ama UKA bantal yang dia kasih tapi waktu tidak mengijinkan UKA ketemu ama tuannya hahay

2 hari 1 malam sangat kurang rasanya ... aku maen game ama dia n adeknya aku n adeknya sangat seneng eh dianya mah datar ajah kayaknya dia lagi ga enak badan tapi selalu ditutup"in ...

akhirnya aku bisa memeluk dia tapi ga kasih cangkir biar itu jadi motivasi aku buat singgah ke kotanya entah itu kapan ...

ketika dia pulang aku mencoba mengikuti langkah mobilnya sampai kita berpisah diperempatan dan sesampainya di rumah aku nangis total !!!

SAYANG KAKLONG !!! tunggu aku di kotamu kak!




Sabtu/ Minggu, 4 & 5 Agustus 2012

Minggu, 08 Juli 2012

aku, malam, dan dia


Ga tau kenapa aku ingin berteman dengan malam ... ingin merasakan kesendirian lagi berjalan atas dasar aku dengan berlakon aku dan berakhir di aku
19 januari 2012 23:09

Ketika malam ... puisi bercerita kepada malam ... suasananya seperti dulu saat berteman dalam kesendirian kudapatkan ketaatan akan diriku sendiri ... dapat berjalan jalan tanpa mengingat kekecewaan ... berkawan dengan malam seakan membawaku kembali menikmati kesendirian tanpa kawan
19 januari 2012 23:21

> malam? Yang kuingat akan malam adalah ketika malam menyibakkan sifat dasar manusia “kesombongan” akan dirinya disertai kepesimisan akan keoptimisan
19 januari 2012 23:28

Malam??? Malam adalah cermin keaslianku ... malam adalah kawan setiaku ... malam ini tetaplah aku terbisik alunan kesepian yang meraja alunan jiwa yang merana ...
Saat kekecewaan melanda malamlah yang akan tetap setia
19 januari 2012 23:32

>ingatlah juga malam musuhmu! Terlihat sangat baik dalam ketenangan namun diam-diam menusukmu dengan kepekatan dinginnya yang ia hembuskan ...
19 januari 2012 23:35

Beratapkan malampun aku rela bermusuhan malampun aku terima
Ketika aku tak berarti apa-apa hilang termakan bisikan angin malam bersama gemuruh langit hujanpun turun melengkapi bait-bait kesendirianku ...
Siapa yang menemaniku??? MALAM !
19 Januari 2012 23:39

>malam bukan setia? Melainkan hanya menunaikan tugasnya ... malam hanya mempermainkan kehidupan manusia ... yang manusia tak tau akhirnya tapi malam sudah mengetahui akhir ceritanya ...
19 januari 2012 23:41

Indahnya ketika bertumbuh ala pohon,, kita tidak hanya bersahabat dengan siang tetapi malampun bisa menjadi sahabat baik ketika kita menyadari itu sejumlah pintu kehidupanpun akan terbuka dengan sendirinya kebahagiaan abadi, kematian tak lagi menjadi hukuman ataupun ketakutan melainkan menjadi kelahiran kembali manusia dalam cahaya abadi
19 Januari 2012 23:45

>indahnya jadi tanah, ketika kita mampu menemani pohon untuk selalu tumbuh ... menampung segala keluh kesah pohon, menjadi pijakan, tanah akan menggenggam erat pohon agar tak mudah goyah ketika angin siang atopun malam berhembus ...
19 januari 2012 23:48

Semuanya semu ... semuanya akan sirna... berkerumun dalam naungan kenyataan apa yang diraba takkan sama dengan apa yang dirasa... berjibaku dengan waktu mencari genggaman untuk bertahan... sekuat tanah ketika tertimpa serbuan airpun terasa sangat rapuh... semu semu dan sirna
19 januari 2012 23:53

>itulah kehidupan! SEMU! Tapi memang itulah arti dari kehidupan semua fana ... bukankah kita sangat terbuai oleh kesemuan kehidupan? Bukankah kita merindukan kesemuan?
Tanah akan selalu berusaha memegang erat akar pohon walaupun nantinya akan hancur bersama ...
19 januari 2012 23:56

Takkan bisa kutakhlukan kemegahan malam ...dalam hidupku pagi akan berakhir dengan malam tak mungkin kupungkiri hasrat dijiwa ini bahwasanya aku sedang menghampa berjuta asa kupadamkan ...kubiarkan megahnya malam kalahkan semuanya
20 januari 2012 00:00

>kemegahan malam tak akan membuatmu berisi kegembiraan! Yang ada kao akan tetap menjanda akan kegaduhan dunia kao akan tetap hampa! Untuk apa mendewakan malam?
20 januari 2012 00:07

Bukan mendewakan bukan pula pasrah akan kemegahan malam ... penelaahanku tak berarti apapun ... hanya sekedar dogma runtutan kehidupan menjelas apa yang memang sudah tercipta.. semua akan sirna seiring alunan pagi datang menjelma merubah megahnya kelam ...
20 Januari 2012 00:16

>tak hanya merubah kemegahan malam menjadi keceriaan pagi ... tapi juga menyisakan luka yang diberikan malam. Luka yang bertubi-tubi. Masih patutkah kita ingat akan malam?
20 januari 2012 00:21

Haruskah dilupakan?? Bukankah itu rangkaian kehidupan?? Yang akan menjadi sebuah pelajaran indah dalam melanjutkan alunan kehidupan?? Haruskah hanya mengingat yang indah? Bukankah kelam pun harus berjalan berdampingan?
20 Januari 2012 00:23

>haruskah mengingat yang menyesakkan dada? Memang harus berjalan seiringan kelam dan terang bahkan harus bergandengan mesra ... tapi ketika jiwa kita ingin melupakan haruskah berpura-pura untuk selalu mesra akan kelam? Aku manusia bukan dewa ...
20 januari 2012 00:27

Rabu, 20 Juni 2012

inginku

Aku sangat ingin bertemu dengannya dalam dunia nyata ... sedikit sakit ketika memikirkan kapan aku bisa menemuinya. Ia berusaha untuk menemuiku tapi apa yang aku lakukan? aku hanya diam saja aku tidak bisa berbuat apa-apa untuk mewujudkan mimpiku!

komunikasi kami akhir-akhir ini sangat rutin hampir tiap hari kami saling telpon, pasti setiap hari memberi kabar ... aku sedikit takut ia akan jenuh akan semua ini aku takut hal yang sama terulang lagi

-CANGKIR-

Jumat, 09 Maret 2012

dialog larut malam


Aku bersandiwara menari-nari dalam kekosongan jiwaku ...
06 maret 2012 21:45
>bersandiwara dengan topeng penuh pesona
06 maret 2012 21:52
Pesona yang dulu kukira kan abadi dan membuat orang lain tersenyum tapi aku lupa ... aku mengabaikan hatiku yag kini hanya berkawan dengan kekosongan ...
06 maret 2012 21:55
>kau yang memilih menari-nari diatas kekosongan ...
06 maret 2012 21:58
Dan ketika aku terjatuh saat melangkahkan kaki menuju step tarian yang baru aku terlambat menyadarinya ... dan sudah sangat terlambat
06 maret 2012 21:59
>jika kau sadari dibalik tarian kosongmu kau menorehkan lukisan dalam tiap kosongmu
06 maret 2012 22:03
Lukisan abstrak yang akupun tak tau aliran apakah itu? Realiskah?
06 maret 2012 22:09
>semua dari hati itu realistis
06 maret 2012 22:11
Aku bermimpi aku berjalan dalam kosongku yang mulai berwarna-warni tapi sayang itu hanya mimpi belaka! Aku ingin tidur jika itu semua mimpi!
06 maret 2012 22:13
>kau bisa buat nyata hanya maukah kau wujudkan itu
06 maret 2012 22:14
Aku mau tapi aku takut melangkah dan salah, aku takut terjatuh untuk yang kesekian kali!
06 maret 2012 22:15
>ketakutan akan membuat kosongmu makin kosong
06 maret 2012 22:16
Kan ada tinta yang dulu berjaji memberi kekosongan warna ... tapi aku sadar tak bisa bersandar terus pada tinta! Hah! Aku benci ketika aku sadar tak bisa bersandar terus pada tinta
06 maret 2012 22:23
>bawasanya tinta tak akan pernah ingkar pada janjinya ... hanya ingin memberikan waktu untuk kosong menyadari betapa hebat dirinya tanpa harus bersandar
06 maret 2012 22:26

jogja-wonosobo